Alat Multifungsi Penemuan Dosen Teknik Mesin Unnes Ini Cuma Butuh 1,5 Jam untuk Membikin Presto

Alat Multifungsi Penemuan Dosen Teknik Mesin Unnes Ini Cuma Butuh 1,5 Jam untuk Membikin Presto

Pelaku usaha kecil menengah (UKM) Gembul Bandeng, Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon Kendal, Agustin Setiawati tidak tabah mencoba Low Temperature High Pressure Cooker (LTHPC), Jumat (30/11/2018). Agustin mendapatkan bantuan LTHPC dari Program Pengabdian Masyarakat Unnes Tahun 2018.

LTHPC yakni alat presto multifungsi hasil penemuan kreatif Drs Sunyoto, dosen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unnes yang dioptimalkan mulai 2009. Dia penasaran lantaran menurut paparan yang dikasih, dengan alat itu, dia dapat memasak bandeng presto lebih kencang. Sesudah mencoba, Agustin baru percaya. Umumnya, Agustin butuh waktu sekitar 3 jam untuk memasak presto.

Baca juga : Pompa air

Melainkan dengan alat itu, dia cuma butuh waktu 1,5 jam saja. “Waktu lebih hemat sehingga dapat efisien,” kata ia. Bukan cuma Agustin saja yang mendapatkan LTHPC. Ada tiga LTHPC dihibahkan ke Desa Kartika Jaya Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, Rabu 28/11/2018) lalu. Berkaitan hal itu, Sunyoto berterima kasih hasil temuannya berkhasiat bagi masyarakat banyak.

“Bantuan diserahkan oleh Member Komisi X DPR RI, Dr A Mujid Rohmat di Balai Desa Kartika Jaya, Patebon,” kata ia, Jumat (30/11/2018). Dikisahkan ia, permulaan mula diciptakaan alat hal yang demikian juga dikala dirinya melaksanakan program serupa di sebagian sentral usaha mikro kecil menengah (IMKM), secara khusus seputar bandeng presto. Kala itu, alat yang diterapkan oleh pelaku UMKM bandeng presto masih berupa panci.

Di sisi lain, kalau merujuk jumlah orderan, alat hal yang demikian tak akan dapat menolong pelaku UMKM memenuhi permintaan pasar. “Satu panci paling banyak dapat memproduksi sekitar 8 kilogram,” tambah ia. Ditambah lagi, waktu memasak bandeng presto cukup lama, paling kencang sekitar 3 jam per pancinya.

Dari situlah, dia permulaan mula dia memrakarsai LTHPC. Rupanya, lanjut ia, dari tahun ke tahun makin banyak pelaku usaha presto yang mengorder alat hal yang demikian. Tersebut senada juga dikatakan regu peneliti dalam Program Pengabdian Masyarakat Unnes Prof Dr YL Sukestiyarno. Menurutnya, dengan kapasitas LTHPC yang menempuh 45 kilogram sekali masak, akan sungguh-sungguh menolong. Guru Besar FMIPA Unnes itu menambahkan, rasa bandeng malah tak akan berubah meksipun dengan alat itu, durasi memasaknya cuma 1-2 jam.

Pun, pernah dijalankan uji lab kalau bandeng yang dimasak memakai LTHPC menjadikan kandungan protein tertinggi. Pantas data uji lab, lanjutnya, kadar protein yang dibuat dikala memasak memakai alat hal yang demikian menempuh 24,98 persen pada temperatur sekitar 110 derajat Celcius. Meski kalau pakai alat lainnya, cuma sekitar 17,88 persen pada tinggi temperatur yang sama.

 

 

 

Artikel lainnya : Alat teknik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *