Kementerian PUPR Adakan Workshop Kekuatan Pakar Muda K3 Bagi Mahasiswa Makassar

Kementerian PUPR Adakan Workshop Kekuatan Pakar Muda K3 Bagi Mahasiswa Makassar
Sektor konstruksi mempunyai risiko tinggi berkaitan keselamatan dan kesehatan, bagus kepada para pekerja ataupun masyarakat. Kompetensi dan disiplin Sumber Kekuatan Manusia (SDM) konstruksi bahkan menjadi salah satu elemen penting untuk mengurangi tingkat kecelakaan konstruksi. Menteri Profesi Biasa dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa prioritas pembangunan pemerintah selama empat tahun terakhir yakni pembangunan infrastruktur. Tapi, pada 2018 dan 2019, Pemerintah mulai memprioritaskan pembangunan SDM Indonesia pula. “Seperti kita kenal bahwa era industri 4.0 adalah era digitalisasi, dimana diperlukan kompetisi penemuan dan keahlian. Untuk itu, butuh penguatan pembinaan SDM di Perguruan Tinggi, Politeknik, Pesantren, dan SMK,” ujarnya.

Baca : Alat safety

Untuk mendorong pengembangan SDM konstruksi, Kementerian PUPR melewati Direktorat Jenderal Bina Konstruksi berprofesi sama dengan Universitas Hasanuddin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Institusi Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta Asosiasi Pakar Keselamatan dan Kesehatan Kerja sektor Kontruksi (A2K4), menyelenggarakan kuliah awam dan workshop Kekuatan Pakar Muda Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi. Aktivitas yang berlangsung pada Sabtu (2/6/2018) ini dihadiri sekitar 1.200 mahasiswa se-Makassar.

Pada aktivitas hal yang demikian, mahasiswa juga dipersembahkan dengan sistem pelajaran Distance Learning. Mahasiswa bisa meningkatkan kompetensinya melewati portal Metode Berita Belajar Intensif Mandiri Bina Konstruksi/SIBIMA (sibima.pu.go.id) secara mandiri, kemudian mereka bisa lantas mencontoh uji dan sertifikasi di LPJK. “Via pelatihan Distance Learning pakar muda K3, diinginkan para mahasiswa mempunyai kompetensi K3 dan bisa mempercepat pemenuhan keperluan Kekuatan Pakar K3 pada profesi konstruksi”, sebut Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Syarif Burhanuddin, ketika mempersembahkan materi kuliah lazimnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang, Hamzah Yusuf, mempersembahkan apresiasi kepada aktivitas hal yang demikian sebab menjadi upaya yang bagus untuk meningkatkan kecakapan kompetensi para mahasiswa supaya lebih siap kerja. Apresiasi juga dipersembahkan oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Arsyad Taha. Dia mengatakan bahwa peningkatan kompetensi mahasiswa di kawasan Sulawesi Selatan melewati aktivitas Distance Learning Kekuatan Pakar Muda K3, adalah langkah strategis untuk merespon keterbukaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan serbuan daya kerja asing menuju pasar konstruksi Indonesia.

Terkait : Peralatan Safety

Kian banyak Kekuatan Pakar Muda di bidang K3 bisa ikut serta berperan proses konstruksi yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja. Kecuali itu, menunjukan bahwa daya kerja Indonesia kapabel berkompetisi dengan daya kerja konstruksi asing bagus di negeri sendiri ataupun di negara lain. Para mahasiwa yang mencontoh workshop adalah mahasiswa program studi Arsitektur, Sipil, Mesin, Elektro, Teknik Lingkungan dari beragam kampus di Kota Makassar, diantaranya Universitas Hasanuddin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, UNM, UMI, UIM, UIN Alauddin, Universitas Bosowa, Universitas Fajar, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Pepabri Makassar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *