Mengetahui Lebih Dekat dengan Pekerjaan Sound Engineer

Mengetahui Lebih Dekat dengan Pekerjaan Sound Engineer
Di dalam dunia musik sendiri, Audio/Sound Engineering merupakan hal yang telah tak asing lagi dan adalah unsur penting di dalam sebuah konser. Apakah definisi dari Audio/Sound Engineering itu sendiri? Audio atau Sound Engineering merupakan bidang skill yang terkait dengan penerapan mesin dan equipment untuk rekaman, audio editing, mixing, mastering dan reproduksi bunyi. Bidang ini merujuk pada audio, termasuk elektronik, akustik, psychoacoustics, dan musik. Seorang Audio engineer piawai dengan pelbagai macam media perekaman, seperti tape analog, multitrack recorder, komputerisasi audio workstation, dan pengetahuan komputer.

Baca : https://sewa-soundsystem.com/

Berdasarkan Phil Ek (produser dan engineer) mendefinisikan audio engineer sebagai berikut:

“technical aspect of recording—the placing of microphones, the turning of pre-amp knobs, the setting of levels. The physical recording of any project is done by an engineer… the nuts and bolts.”.

Seringkali seseorang menyalahartikan sebutan “audio engineer” dan “sound engineer”. Istilah hal yang demikian bisa mengacu pada orang yang berprofesi dalam produksi bunyi dan musik, serta seorang engineer atau insinyur dengan gelar yang merancang kelengkapan profesional untuk tugas-tugas audio engineering.

Melainkan dimaksud dengan sound engineer yang mempunyai gelar merupakan individu yang merancang simulasi akustik ruangan, menyusun algoritma untuk pemrosesan sinyal komputerisasi, berkecimbung pada bidang komputer musik, menjalankan penelitian pada bunyi, dan bidang teknik canggih audio lainnya. Mereka alumnus dari sebuah perguruan tinggi terakreditasi atau universitas, atau yang sudah lulus uji kualifikasi.

Profesi dikala ini sebutan bermakna ganda hal yang demikian tak cuma pada sebatas titel dan non titel, namun banyaknya penerapan penyebutan nama yang berbeda untuk pekerjaan hal yang demikian. Seperti di Jerman dan Italia, mereka mempunyai sebutan yang berbeda untuk mengacu pada pekerjaan ini.

Sebagai figur, di Jerman, mereka menyebutnya Tontechniker, Tonmeister, dan Toningenieur.

Tontechniker (teknisi audio), merupakan orang yang mengoperasikan kelengkapan audio.
Tonmeister (sound master) merupakan orang yang menjadikan rekaman atau membikin komposisi musikal yang juga mempunyai pengetahuan teoretis dan praktis secara detil hampir dalam segala aspek bunyi.
Toningenieur (audio engineer) merupakan orang yang merancang, membangun dan koreksi alat-alat audio.

Cabang Pekerjaan

Ada empat langkah yang berbeda untuk produksi rekaman: recording, editing, mixing, dan mastering. Profesi, secara professional masing-masing pelaksanaan hal yang demikian dilaksanakan oleh sound engineer yang berbeda:

Pekerjaan Audio Engineer dalam perekaman:
Memiliki engineer – seorang engineer yang berprofesi dengan fasilitas sanggar, bagus bersama produser atau pribadi.
Recording engineer – engineer yang menjalankan perekaman/recording/tracking.
Assistant engineer – umumnya ada di sanggar rekaman besar/profesional, berprofesi sebagai pembantu dari engineer inti. Profesi skill seperti microphone setups, adalah membatasi sesi rekaman dan sebagian kasus kekeliruan mixing.
Mixing engineer – engineer yang me-mixing audio multitrack.
Mastering engineer – engineer yang berprofesi memakai stereo track, menjalankan profesi finishing dari pelaksanaan perekaman yang dilaksanakan sebelum hasil audio hal yang demikian digandakan.

Terkait : https://sewa-soundsystem.com/sewa-lighting/

Pekerjaan Audio Engineer live performance:
Live sound engineer – orang yang berurusan dengan reinforcement live sound. Ini umumnya mencakup perencanaan dan instalasi speaker, kabel, equipment dan mixing sound selama pertunjukan di pentas.
Monitor engineer – engineer live sound yang umumnya mempunyai cara audio yang terpisah dari engineer FOH (Front of House) dan memanipulasi sinyal audio secara independen dari apa yang penonton dengar, tugasnya memberikan sound monitor untuk musisi/player yang bermain di atas pentas/stage.
Systems engineer – bertanggung jawab atas pengendalian desain cara PA modern yang seringkali sungguh-sungguh rumit. Seorang system engineer umumnya juga disebut sebagai “crew chief” tour dan bertanggung jawab atas performa dan syarat profesi sehari-hari member audio di lapangan secara keseluruhan bersama dengan cara FOH audio.

Pekerjaan Audio Engineer yang lain:
Game audio designer engineer – pekerjaannya terkait dengan aspek sound game development
Audio post engineer – orang yang menjalankan editing dan mixing untuk audio film dan layar kaca.

Selain

Audio engineer kebanyakan timbul dari latar belakang seni, broadcasting, musik atau elektronik. Banyak perguruan tinggi dan institusi terakreditasi di segala dunia yang menawarkan sekolah teknik audio, seperti BS (audio production). University of Miami School of Music Frost merupakan universitas pertama di Amerika Serikat yang menawarkan titel Bachelor of Music dengan studi empat-tahun untuk alumnus Music Engineering Technology. Dalam 25 tahun terakhir, sebagian sekolah musik kontemporer sudah mengawali program teknik audio, umumnya pemberian gelarnya merupakan Bachelor of Music.

Di Indonesia juga telah mulai bermunculan sekolah audio dengan tarif yang cocok dan sebanding dengan kesudahannya seperti SAE Institue, SSR, atau yang sifatnya seperti kursus dengan harga yang lebih relatif murah seperti Musiktek, MSI, David Klein, dan lain-lain. Pendapat itu, banyak juga sejumlah audio engineer yang otodidak tanpa pelatihan secara formal.

Berdasarkan yang lain

Apakah soundman sama dengan sound engineer? Ataukah berbeda? Jawabannya merupakan berbeda. Sekiranya penelitian kecil independen aku, beberapa besar masyarakat lazim tak tahu secara rinci perbedaan keduanya, malah ada yang sama sekali belum dapat membedakan antara kedua pekerjaan hal yang demikian. Meskipun dipersentasekan, 90% (9 dari 10) masyarakat lazim belum/tak dapat membedakan esensi soundman dengan sound engineer

Pada hakikatnya, sound engineer bertugas menjalankan penelitian, perancangan, dan perawatan kepada produk sound system supaya menjadikan bunyi yang bermutu. Sekiranya soundman bertugas mengoperasikan produk sound system supaya suatu acara atau proyek live sound engineering berjalan dengan bagus.

Tidak dianalogikan pada kapal yang sedang berlayar, soundman ibarat nahkoda kapal yang bertanggungjawab mengoperasikan kapal supaya konsisten melaju tanpa hambatan. Bagaimana dengan sound engineer? Sound engineer yaitu kapten yang bertanggungjawab merancang semua keputusan kepada laju kapal. Kemampuan cuma pada laju kapal, kapten (baca: sound engineer) juga mempunyai tanggungjawab dalam desain kapal sebelum dilayarkan.

Karena

Kemampuan mempunyai esensi yang bertolak belakang dan berbeda, soundman dan sound engineer juga mempunyai kesanggupan dasar yang berbeda pula. Soundman wajib mempunyai kesanggupan dan teori dasar yang mumpuni untuk mengoperasikan perangkat sound system dengan bagus (dalam hal ini, tanpa gangguan teknis). Karena untuk menyelesaikan pelbagai permasalahan teknis dikala sedang bertugas juga patut dimiliki.

Bagaimana dengan sound engineer? Tentu tak susah menjawabnya. Jawabannya, sound engineer dituntut untuk mempunyai kesanggupan dalam hal kecermatan perhitungan dan penelitian kepada desain produknya. Sound engineer juga wajib cakap merawat produk-produknya supaya mutu konsisten terjaga.

 

 

 

Baca juga : https://sewa-soundsystem.com/sewaorgantunggal/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *